Harapan Kami Media Islam Indonesia Ini bisa memberikan fasilitor arahan Rohani yang baik untuk menjadikan kita sebagai manusia yang diridhoi Alla SWT,. Amien.

Jumat, 04 November 2011

SELAMAT DATANG



Widget SMS GratisAl Quran Digital Klik Disini                   
Inbox   Wordpress

       Daftar fasilitas Web : 
video
1. Web Pembuka, 2. Sms Online Gratis3. Al Quran digital, 4, Tv Online Semua Chanel 5. Cek Tagihan Listrik Anda 6. Google search

وَالْعَصْرِ إِنَّ الإِنسَانَ لَفِي خُسْرٍ إِلا


الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَا


 وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا 


بِالصَّبْرِ

Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shalih dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.” (Al-’Ashr 103: 1-3)

Terima kasih anda telah mengunjungi Media Islam Indonesia,..
Sifat Wudhu' Nabi

                      Pada kesempatan ini saya siapkan semua artikel lengkap tentang Islam, dimana harapan saya bisa memberi tambahan wawasan tentang ajaran islam untuk pengunjung,.. akan tetapi saya selaku admin adalah manusia biasa yang tidak lepas dari salah dan khilaf serta kekurangan, untuk itu saran dan masukan pengunjung, kami tunggu dengan senang hati, untuk mengembangkan artikel tentang islam ini.

Untuk Artikel yang anda butuhkan silahkan klik halaman yang anda butuhkan di lajur kolom sebelah kanan. Kami juga menyiapkan kolom sms gratis buat anda,. silahkan bisa anda gunakan seperlunya untuk hal yang bermafaat..

SIMAK BAIK-BAIK PESAN BERIKUT DAN JADIKAN REFERENSI HIDUP YANG LEBIH BAIK :



Sampaikan Walau Hanya Satu Ayat

"Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu"(QS.At-Tahrim(66):6)

*Apabila kamu berbuat baik,orang lain mungkin akan berprasangka buruk bahwa ada maksud-maksud buruk dibalik perbuatan baik yang kau lakukan itu.Tetapi tetaplah berbuat baik selalu.
                                                                                          *Terkadang orang bersikap secara tidak masuk akal dan bersikap egois.Tetapi bagaimanapun juga,terimalah mereka apa adanya.
*Apabila Engkau sukses,Engkau mungkin akan mempunyai musuh dan teman-teman yang iri hati atau cemburu.Tetapi teruskanlah kesuksesanmu itu.
*Apabila Engkau jujur dan terbuka,orang lain mungkin akan menipumu.Tetapi tetaplah jujur dan terbuka setiap saat.
*Apa yang Kau bangun selama bertahun-tahun,dapat dihancurkan orang dalam satu malam saja.Tetapi janganlah berhenti dan tetaplah membangun.
*Apabila Engkau menemukan kedamaian dan kebahagiaan di dalam hati,orang lain mungkin akan iri hati kepadamu.Tetapi tetaplah berbahagia.
*Kebaikan yang kau lakukan hari ini,mungkin besok dilupakan orang.Tetapi,teruslah berbuat baik.
*Berikan yang terbaik dari apa yang kau miliki dan itu mungkin tidak akan pernah cukup.Tetapi tetaplah berikan yang terbaik.

Sadarilah bahwa semua itu ada diantara Engkau dan ALLAH.Tidak akan pernah antara Engkau dan Orang lain.
Jangan pedulikan apa yang orang lain pikir atas perbuatan baik yang kau lakukan.Tetapi percayalah ALLAH Maha mengetahui apa yang telah engkau perbuat dan jadilah orang yang jujur dan selalu berbuat baik di jalan ALLAH.

ALLAH akan melihat ketulusan hatimu dan Engkau akan mendapat jalan dan hidayah dari ALLAH.

Wahai saudaraku tetaplah berbuat baik. Biarlah ALLAH yang menilaimu.

""Dari kalimat diatas, perlu anda ketahui bahwasannya manusia hidup adalah merupakan suatu amanah yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya,..karena manusia diciptakan untuk mengabdikan diri kepada Allah,.
karena sesungguhnya hidup hanyalah sementara,.. tiada yang kekal didunia ini,.. semua yang bernyawa pasti akan mati,.. dan hidup yang sesungguhnya adalah kehidupan yang akan datang yaitu akherat,.. maka dari itu kita sebagai hamba Allah tak perlu takabur,sombong, karena semuanya adalah milik Allah,.. maka dari itu marilah kita pertebal iman dan taqwa kita dengan menjalankan kebaikan,ibadah, yang sebanyak banyaknya agar kita bisa mendapatkan hidup yang benar-benar bahagia dikehidupan yang abadi,..yaitu akherat,..

Sifat Sholat Nabi*****Sesungguhnya Hidup manusia sudah ditentukan jauh  sebelum manusia itu lahir yaitu 5 perkara diantaranya :
1. Lahirnya.
2. Rezekinya
3. Jodohnya
4. Qodho dan Qodharnya
5. Matinya.
Lima perkara tersebut tidak bisa diubah kecuali Qodho dan Qodhar yang merupakan taqdir yang bisa diubah tergantung dari usaha manusianya,..
dan akhir dari perjalanan hidup manusia adalah kematian dimana semua urusan keduniawian lepas dan tiada berarti lagi untuk manusia tersebut kecuali 3 Hal yaitu :
1. Amal baik dan shodaqoh jariyah
2. Ilmu yang bermanfaat
3. Anak Sholeh yang mendo'akan orang tuanya yang sudah meninggal
hanya 3 hal tersebutlah yang bisa menyelamatkan manusia dari api neraka Allahu a'lam,...

Jadilah manusia yang terbaik, ,... yang diridho'i Allah,...
Beberapa hal yang disukai dan dicintai Allah :
1. Ahli Ibadah
2. Ahli Shodaqoh
3. Ahli Syukur
4. Ahli Membaca Al Quran
5. Ahli Dzikir

Itulah sambut kata dari saya sebagai penulis semoga semuanya bisa diambil manfaatnya, dan menjadikan anda sebagai manusia yang benar-benar mulia dimata Allah ,..Amin ya robbal alamin,..

Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhan, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu. (QS. 2:208)

Suara Hati (Jiwa atau Ruh atau Diri)

"Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai" (Al-A'raaf:205)

Anda dapat menyimak perintah Allah pada ayat di atas. Bagaimana menurut anda? Saya menangkapnya adalah ayat tersebut mengandung perintah Allah untuk menyeru asma-Nya di dalam hati dengan aturan:
1) Merendahkan diri;
2) Ada rasa takut saat menyeru asma-Nya;
3) Tidak mengeraskan suara.
Dilakukan pada waktu pagi dan petang. Ditambah, selain ketiga aturan tersebut, adalah tidak boleh lalai.

Adakah yang dapat memaknai apa maksud Allah dengan perintah tersebut? Dengan pertolongan Allah, saya insya Allah memaknainya sebagai berikut:

Perintah Allah adalah suatu kewajiban yang harus diamalkan oleh kaum mukmin atas firman-Nya! Jika, dari ayat tersebut, perintah Allah Swt berupa ajakan untuk menyeru asma-Nya (asmaul husna), maka kewajiban yang harus dipatuhi adalah melaksanakan seruan (dzikir) kepada-Nya tanpa membantah!

Kemudian, seruan tersebut seharusnya dilakukan di dalam hati, bukan di lisan (fisik). Dzikir ini disebut dzikir fi nafs atau dzikir khofi. Pertanyaannya adalah mengapa Allah menyuruh untuk dzikir di dalam hati? Saya, alhamdulillah, mengetahui bahwa hati itu sesungguhnya adalah diri (nafs) kita, bukan siapa-siapa! Karena itu, apabila Allah meminta diri (hati) kita untuk menyeru asma-Nya, maka yang diwajibkan itu bukan selain diri kita yang bersifat peralihan (sementara), yaitu jasad kita. Lho? Anda pasti masih bingung: mengapa jasad itu bersifat sementara (peralihan) dari diri kita yang sesungguhnya?

Anda sesungguhnya sudah memahami bahwa yang ada di dunia ini hanya bersifat sementara, yang sebenarnya (hakiki) adalah yang berada di alam keabadian. Allah telah menciptakan manusia berada di dua dunia, yaitu dunia yang tampak (fisik atau jasadi) dan dunia yang tidak tampak (ruhani atau hati). Dunia yang tampak berbentuk kasar (wadag), sementara dunia yang tak tampak berwujud sangat halus (sebenarnya ruh itu sangat halus, karena itu, berbeda dengan makhluk halus -- jin muslim dan jin kafir atau iblis laknatullah 'alaih).

Anda bukan tidak mengenal apa yang saya maksudkan tersebut. Jasad, termasuk di dalamnya adalah otak, berwujud ada secara lahir karena Allah Swt telah berketetapan menjadikan ruh sebagai Anda, yang nanti akan dimintai pertanggungjawaban atas seluruh amal jasad anda sewaktu hidup di dunia yang tampak. Untuk itu, jasad ketika ajal menjemput akan menjadi rusak dan tidak dialihkan ke alam keabdian. Ruhlah yang dipindahkan.

Sesudah Anda berada di alam barzakh (alam kubur), Allah Swt akan meminta malaikat-Nya yang ditugasi untuk menanyakan segala hal yang telah diperbuat (oleh jasad anda) sewaktu di dunia. Allah akan memberikan balasan sepadan dengan amal perbuatan (jasad anda)! Penting untuk dicatat, bahwa persoalan ruh itu urusan Allah, bukan urusan manusia! Bagaimana Anda di alam barzakh, semuanya sudah ada 'aturan mainnya' yang hanya Allah Yang Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana Yang Maha Mengurusnya!

Jadi, jasad itu bersifat sementara. Artinya, setelah habis jatah hidup di dunia, dia tak digunakan lagi! Maka, jasad sebetulnya hanyalah 'pengganti antar waktu', bukan sebagai yang sesungguhnya.

Allah mengajarkan agar menyeru asma-Nya di dalam hati (diri) agar Anda sudah terbiasa mengingat Allah apabila saat ajal tiba untuk menemui-Nya di hadirat-Nya. Anda akan sulit bila tidak terbiasa berdzikir di dalam hati! Bila anda asyik menyibukkan apa yang dilakukan oleh jasad, sedangkan hati anda lalaikan, maka jiwa (diri atau hati atau ruh) akan dikuasai oleh iblis dan pasukannya! Naudzu billahi min dzalik!

Allah sesungguhnya Maha Penyayang kepada kaum mukmin! Sebagai Tuhan Yang Maha Pencipta, maka Dia berkedudukan sebagai Penguasa Tunggal yang seluruh peraturan diberlakukan sebagaimana yang dikehendaki-Nya. Pernyataan atau firman-Nya untuk diketahui dan diamalkan. Bagi siapa pun yang beriman lagi menjalankan apa yang diperintahkan-Nya, Allah pasti memberi pahala yang sepadan, bahkan dilipatgandakan! Persoalan ganjaran untuk kebaikan, Allah dapat memberi lebih dari yang ditunaikan oleh orang-orang yang beriman, sementara balasan atas kejahatan, Allah membalasnya sepadan.

Peringatan Allah untuk berdzikir dengan asma-Nya agar diseru di dalam hati (ruh atau jiwa atau diri) dengan cara-cara yang sepatutnya dilakukan oleh seorang pedzikir, yaitu rendah di hadapan Allah dengan ada rasa takut sehingga patut bila berdzikir di dalam hati (ruh atau jiwa atau diri) dilakukan dengan penuh kelembutan (tidak keras).

Allah itu adalah Tuhan Yang Maha Kuasa lagi Maha Besar, maka Dia adalah Tuhan Yang Perbuatan-Nya harus diikuti oleh seluruh makhluk-Nya. Maka, seorang hamba yang ta'at akan memperlakukan dirinya (hatinya atau ruhnya atau jiwanya) di hadapan Allah Yang Maha Bijaksana sepatutnya merendah. Artinya, seorang hamba tidak patut membanggakan dirinya (hatinya atau ruhnya atau jiwanya) di hadapan Allah Yang Maha Besar. Rendah bermakna kecil, tak memiliki kekuasaan, dan hanya dapat menggantungkan segala sesuatu kepada-Nya! Dengan cara seperti itu, yang patut dilakukan saat merendah di hadapan kemahabesaran-Nya pasti dapat merasakan takut! Takut tak berarti menyeramkan ketika berhadapan dengan-Nya, selain seorang hamba tak patut bila tidak menunjukkan kelemahan dirinya (hatinya atau ruhnya atau jiwanya), ketakkuasaan dirinya (hatinya atau ruhnya atau jiwanya) dan kehinaan dirinya (hatinya atau ruhnya atau jiwanya)! Dengan cara seperti itu pula, maka dia akan menyeru asma-Nya dengan sepenuh (jiwa atau hati, yang dia adalah ruh atau diri, yaitu aku yang lemah dan tak berdaya) melembutkan suaranya di dalam hati (diri atau jiwa atau ruh). Lembut artinya tiadanya kesulitan untuk memujinya dengan penuh kerinduan akan Dia Yang Maha Suci dalam kekuasaan-Nya!

Allah Swt mengajarkan agar terus (istiqamah) berdzikir kepada-Nya di dalam hati (ruh atau jiwa atau diri), di waktu senggang, apakah saat pagi, (siang), dan petang (dan malam) hari. Dengan cara seperti itu, maka Allah pun akan mengingatnya. Hati Anda pun tak lalai akan Dia Yang Maha Pencipta! Setan pasti takut, lari tunggang langgang dari diri (hati atau jiwa atau ruh) Anda. Tenteram, tenang, bahagia, senang, bersemangat hidup, senantiasa optimis, tidak lesu dan loyo, bersikap positif (tidak mudah putus asa), tidak congkak, tidak hasad, tidak 'ujub, tidak riya dan tawadhu.

Anda yang sesungguhnya (ruh atau jiwa atau diri atau hati) menjadi stabil (kuat) keimanannya. Anda (hati atau ruh atau diri atau jiwa) pun dapat bersuara dengan sangat jelas, memberitakan segala hal yang diperoleh dari Dia Yang Maha Luas Ilmu-Nya. Subhanallah wal hamdu lillah wa la ilaha illallah wallahu Akbar. Allah berkenan menjadikan hati (Anda) suci, bersih dari kekotoran (penyakit hati). Suara Hati (Anda)pun nyaring, berwibawa, berwawasan meluas, mendalam pembicaraannya (lisan dan tulisan), menggetarkan jiwa orang yang mendengarnya, berhati emas dan setia kepada Allah menjadi hamba-Nya sampai kapan pun di dunia dan di akhirat!

"Saya seolah telah berbicara dengan lisan (lahir) saya sendiri, tetapi ternyata aku (hatiku atau ruhku atau jiwaku atau diriku) yang sesungguhnya melisankan pesan-pesan ini. Tanganku (yang di wilayah lahir) sangat lincah memilih huruf-huruf di keyboard mendengarkan lisanku (yang tidak tampak itu) menyampaikan berita dari dalam hati atau ruh atau diri atau jiwa!" Inilah suara hatiku (ruhku atau jiwaku atau diriku yang adalah aku itu) yang kulahirkan di dalam dunia yang akal sulit menjangkaunya!
Para pembaca yang tercinta. Apa yang saya tuliskan ini silahkan untuk diamalkan dan saya perbolehkan untuk diCopy. Namun saya meminta kepada Anda untuk ikhlasnya membacakan hadiah fatihah untuk penulis dan KH. Mukhtar Syafa'at. Semoga Allah selalu melimpahkan rahmat-Nya

Atau 
Kunjungi Juga www.mediatecnologianakbangsa.co.cc Klik Disini
klikmediainformasi Klik Disini
Google Dokumen Klik Disini  (Silahkan Buka dengan Tab Baru )
Buku Sekolah Electronik Klik Disini
Media Guru Indonesia Klik Disini
Press the Enter key to select a tab